Search

Berita Terbaru

Warga Desa Petir Nikmati Jalan Baru

BANJARNEGARA - Warga Dusun Kayubima, Desa Petir, Kecamatan Purwanegara, Kabupaten Banjarnegara kini merasa lega, pasalnya jalan Desa yang di...

Update Berita

Monday, September 7, 2020

BPBD Banjarnegara Rubah Sistem Dropping Air Bersih

BANJARNEGARA: Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, tengah melakukan upaya persiapan menghadapi musim kemarau. Pihak BPBD telah menyiapkan sedikitnya 1.680 tangki air bersih atau setara 85.000 liter.

Menurut kepala BPBD, Aris Sudaryanto, S.Pd., M.M., Pihak desa punya peranan penting dan tanggung jawab mendistribusikan air bersih kepada warganya,. Dijelaskan Aris, dropping air bersih berbeda dengan tahun sebelumnya, yakni dengan dropping air ke tempat penampungan air desa, sehingga pihak desa yang bertanggung jawab mendisitribusikan ke warganya.

Diharapkan dengan sistem ini maka intensitas dropping air oleh BPBD akan lebih banyak.

Seperti kita ketahui, desa langganan kekeringan ada di beberapa desa pegunungan selatan seperti di Kecamatan Bawang, meliputi desa Wanadri, dan sekitarnya dan di Kecamatan Purwanegara yakni desa Kaliajir, Kalitengah, Merden, Petir dan sekitarnya menjadi langganan kekeringan di setiap tahunnya.

Ditambahkan Aris, ada 12 Desa yang menjadi skala prioritas yang tersebar di berbagai kecamatan, seperti Bawang, Purwanegara, Susukan dan Mandiraja.(kris,kaenews.com) 

Saturday, September 5, 2020

PPOMB Gelar Baksos di Tengah Pandemi

 

Banjarnegara, Jawa Tengah: Pandemi Covid-19 yang belum kunjung usai, menumbuhkan jiwa-jiwa kuat yang peduli terhadap sesama. Masyarakat terdampak Covid-19 menjadi korban di berbagai bidang. Paguyuban Pencinta Otomotif Mobil Banjarnegara (PPOMB) turut menunjukkan kepeduliannya terhadap sesama. Pada kesempatan kali ini, PPOMB yang diwakili oleh beberapa komunitas mobil di Banjarnegara, menyerahkan bantuan pembangunan TPQ An-Nur yang berada di dusun Susukan RT 03 RW 04 Desa Bantarwaru, Kecamatan Madukara, Banjarnegara, Jawa Tengah.

Sekilas mengenai TPQ An-Nur, saat ini menampung lebih dari 60 anak. Sebelumnya, mereka menempati rumah milik Bapak Ali, namun karena tempatnya yang sempit maka keluarga Bapak Ali mewakafkan sebidang tanah untuk dibangun TPQ. Kini gedung TPQ sudah dibangun namun masih belum sempurna. Masih dibutuhkan pagar keliling guna mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan. Meski belum dapat mencukupi semua kebutuhan TPQ, namun setidaknya bantuan berupa uang tunai yang dikumpulkan dari penjualan kaos komunitas mobil se-Kabupaten Banjarnegara paling tidak bisa membantu meringankan beban TPQ An-Nur.

Tidak hanya di Kecamatan Madukara, PPOMB juga melakukan baksos di salah satu TPQ di Kelurahan Semarang, Kecamatan Banjarnegara, Jawa Tengah. Ari Kusuma, mewakili ketua PPOMB mengatakan bahwa ke depannya mereka berharap PPOMB lebih bisa meningkatkan kepeduliannya untuk berbagi terhadap sesama, sehingga kesan hura-hura komunitas mobil akan hilang di pandangan masyarakat. "Kami berharap komunitas mobil di Banjarnegara akan terus melakukan kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat," pungkasnya. (kris, kaenews.com)